Muhabetten Muhammed Oldu Hasil , Muhammedsiz Muhabbeten Ne Hasil


Orang turki dan syair adalah seperti dua sisi uang logam yang tak dapat di pisahkan . bahkan ada sebuah pegangan orang orang turki jaman dahulu “ajarilah anak anak kalian tiga hal yaitu alkuran , ahlak dan syair makna ia akan menjadi individu yang cerdas” .

Kali ini saya akan mengupas tentang salah satu syair terkenal dalam bahasa turki dan maksud yang dikandungnya  “muhabetten muhammed oldu hasil , muhammedsiz muhabbeten ne hasil “ . muhabbet dalam bahasa turki sekarang berarti percakapan ,omongan  tapi jika kita menilik lebih jauh muhabbet juga berarti bersahabat , sesuatu yangdisukai dan bahkan kita bisa menafsirkanya sebagai cinta . “muhabetten muhammed oldu hasil , muhammedsiz muhabbeten ne hasil “ bermakna dari sebuah cinta maka lahirlah Muhammad dan tanpa Muhammad apalah hasil dari cinta “

Baginda nabi besar Muhammad (SAW) lahir dari cahaya cinta kasih Allah , illah semesta alam . maka karena seseorang yang dikasihinya itu diciptakanlah dunia dan isinya . seperti yang tersirat dalam alquran nur kerim , surat anbiya 107 “wama arsalna rahmatalil alamin “ biz seni ancak alemlere ney rahmet olarak gonderdik , Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. . maksud dari penciptaan alam semesta adalah bersumber dari muhabbet (cinta) . karena Allah menciptakan  dunia dan isinya untuk seseorang yang dicintainya .

Jika kita mencintai Muhammad maka Muhammadpun akan  mencintai kita , dan Allah mencintai apa yang dicintai oleh yang dicintainya . bagaimana cara mencintai Muhammad ? kita coba lihat pada surat  al ahzap 56 “ Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi[1229]. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”.
Bershalawat artinya: kalau dari Allah berarti memberi rahmat: dari malaikat berarti memintakan ampunan dan kalau dari orang-orang mukmin berarti berdoa supaya diberi rahmat seperti dengan perkataan:Allahuma shalli ala Muhammad.     Disurat ini tersirat jelas bahwa Allah sangat mencintai nabi besar SAW maka Dengan menjalankan sunahnya , bekerja sesuai dengan konsep dan cara yang diajarkannya , dan berusaha hidup dengan cara hidupnya  . Alahun akan mencintai kita  .

Wahyu Arief Adha
Ilahiyat Faculty
Ondokuz Mayis University
Samsun - Turkey

0 komentar :